PROBOLINGGO, Prosiwangi.online - Aktivitas kendaraan berat pengangkut material untuk pekerjaan paket jalan Condong - Segaran, Kabupaten Probolinggo, mendapat sorotan dari warga. Masyarakat mengeluhkan debu yang beterbangan serta kondisi jalan yang dinilai semakin rusak setelah rutin dilalui dump truck bertonase besar.
Keluhan tersebut disampaikan warga di kawasan Racek dan sekitarnya, Rabu, 19 Agustus 2026. Menurut keterangan masyarakat, kendaraan pengangkut material proyek telah melintas cukup intensif selama kurang lebih dua pekan terakhir.
Warga memperkirakan dalam sehari terdapat sekitar 10 hingga 13 kendaraan pengangkut material yang melintasi jalur tersebut. Tingginya intensitas kendaraan berat itu dinilai berpengaruh terhadap kondisi jalan lingkungan yang sebelumnya memang telah mengalami kerusakan.
“Memang sebelumnya sudah rusak, tapi tidak separah sekarang. Setelah sering dilewati kendaraan besar, kondisinya semakin parah,” ujar salah seorang warga.
Selain kerusakan jalan, persoalan debu menjadi keluhan yang paling dirasakan masyarakat. Kondisi berdebu disebut terjadi di sepanjang ruas Racek Krajan hingga Jangkang, terutama ketika cuaca panas dan permukaan jalan dalam kondisi kering.
Warga menyebut penyiraman jalan sebenarnya telah dilakukan, namun dinilai belum maksimal. Saat kendaraan berat melintas, debu masih terlihat beterbangan dan mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan.
Masyarakat berharap penyiraman dilakukan lebih rutin dan disesuaikan dengan intensitas lalu lintas kendaraan proyek. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi debu sekaligus menjaga jarak pandang pengguna jalan.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian warga. Masyarakat menyebut pernah terdapat pengguna jalan yang terjatuh di jalur tersebut. Namun demikian, penyebab pasti kejadian itu masih memerlukan verifikasi dan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait.
Warga turut meminta adanya pengamanan yang lebih memadai pada jalur yang dilalui kendaraan proyek. Pemasangan rambu peringatan, pembatas keselamatan atau water barrier, serta pengaturan lalu lintas dinilai diperlukan pada titik-titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Masyarakat menegaskan tidak menolak pembangunan infrastruktur. Pekerjaan jalan Condong–Segaran justru diharapkan dapat meningkatkan akses dan memberikan manfaat bagi warga. Namun, proses pelaksanaannya juga diminta tetap memperhatikan keselamatan, kenyamanan serta dampak terhadap lingkungan sekitar.
Karena itu, warga berharap pihak pelaksana pekerjaan dan instansi teknis terkait segera mengevaluasi mobilisasi kendaraan pengangkut material, mengoptimalkan penyiraman, serta melakukan penanganan terhadap jalan yang terdampak aktivitas kendaraan berat.
Hingga berita ini diterbitkan, Prosiwangi.online masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi pemerintah terkait mengenai keluhan masyarakat, kondisi jalan, penanganan debu, serta prosedur pengamanan selama aktivitas pengangkutan material berlangsung.
Prosiwangi.online membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada seluruh pihak terkait demi memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
0 Comments